Kedung Pedut, Air Terjun Dua Warnanya Kulonprogo

Portal qory.my.id –  Terpencil, terdapat di basic lembah dari dua tebing tinggi di pegunungan menoreh Kulonprogo tak jadi rintangan beberapa piknikers untuk nikmati air terjun dua warnanya Jogja. Selain itu,  Jogja juga mempunyai objek wisata waterpark terbesar yaitu Jogja Bay.

Kedung Pedut, nama satu diantara air terjun cantik di Kulonprogo, tepatnya di dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Saya katakan “cantik” lantaran air terjun ini memiliki dua warna, warna putih jernih serta hijau tosca. Pernah tak yakin lihat hasil jepretan rekan di air terjun itu, dua warna mungkin saja dampak editan, nyatanya hal itu salah. Dua warna pada air terjun ini memanglah alami demikian ada.

Kulonprogo_004b
Rute menuju air terjun Kedung Pedut dari Tugu Jogja ambillah arah ke Barat– Perempatan Bangjo (Lampu Lantas Lintas) Ringroad Barat Demak Ijo– Jalan Godean– Pasar Godean – Jembatan Sungai Progo – Perempatan Bangjo Nanggulan – Pasar Kenteng – Tanjakan pegunungan menoreh – mentok pertigaan ambillah kanan arah Goa Kiskendo – Pasar Jonggrangan – Goa Kiskendo – Pertigaan setekah Goa Kiskendo ambillah kiri – Pertigaan Grojogan Mudal ambillah kiri – Air Terjun Kembang Soka – Pertigaan Sesudah Gerbang Masuk Air Terjun Kembang Soka ambillah kiri – Air Terjun Kedung Pedut. Rute itu pernah saya bahas komplit serta dapat kalian baca pada artikel pada awal mulanya yakni Jalur Wisata Air Terjun Girimulyo, Kulonprogo.

Dari Tempat Parkir, masih tetap mesti jalan kaki, menyelusuri jalan setapak menuruni lembah. Jalan setapaknya berbentuk tanah yang sudah diperkeras oleh pokdarwis (grup sadar wisata) sebagai pihak pengelola air terjun ini. Berharap hati-hati waktu menuruni lembah terlebih sesudah hujan keadaan jalan agak licin. Selama tracking menuju air terjun tak perlu cemas kehausan, terdapat banyak shelter untuk istirahat serta penjual makanan-minuman didekatnya. Sesudah tracking seputar 15 menit, sampailah di aliran sungai yang datang dari air terjun Kedung Pedut. Kita tinggal menyebrangi sungai serta kolam alami dengan jembatan bambu serta hingga di depan air terjun Kedung Pedut.

Memanglah sesuai sama nama julukannya, ada dua warna di air terjun ini. Warna putih jernih datang dari kejernihan air yang mengalir di sini. Kejernihan air di sini tandanya keadaan alam sangatlah baik serta orang-orangnya juga melindungi keadaan itu supaya senantiasa terus baik. Warna ke-2 yakni Hijau Tosca, ada yang katakan juga warna biru, warna itu kelihatannya didapat lantaran dampak batuan basic sungainya. Mungkin saja pelarutan batuan basic sungainya bikin air itu berwarna hijau tosca.

Kolam Alami di Sore Hari
Terkecuali dua warnanya, kekhasan yang lain yaitu ada kolam alami. Kolam alami ini adalah kedung, atau dapat disebut satu cekungan yang memiliki kedalaman seputar dada hingga leher orang dewasa. Pokdarwis jadikan kolam alami ini jadi tempat untuk bermain air, sedang di sekitar air terjunnya tak dipakai untuk bermain air, cuma untuk di nikmati serta di photo saja. Pada dinding tebing bambu-bambu yang melekat kuat. Bambu itu di buat juga sebagai tempat duduk nikmati kolam alami, serta istirahat sesudah bermain air di Kolam alami.

Meskipun baru sebagian bln. di buka, meskipun simpel sarana di sini telah cukup baik. Jalan setapak menuju air terjun menurut saya tambah baik seperti ini saja, supaya nuasa kealamian terbangun, serta perjalanan menuju air terjun merasa semakin seru. Telah ada banyak tempat sampah, jadi pengunjung diinginkan tak buang sampah asal-asalan, terlebih mengotori sungai dengan buang sampah disungai. Kumpulkan sampah dari bekal yang kalian bawa serta buang di tempat yang disiapkan. Agar tempat ini senantiasa nyaman untuk di kunjungi.

Untuk sekedar informasi, bagi anda yang menginginkan informasi tentang berbagai Tempat Wisata di Garut anda dapat mengunjungi www.wisatadigarut.com

Baca Juga : Liburan ke Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *